Tuesday, 13 December 2011
Tuesday, 6 December 2011
Thrash Metal
Thrash Metal
Musik ini lahir di sekitar akhir tahun 70an dan diawal 80an, dimana para penggemar musik rock dan heavy metal terus mencari perkembangan baru untuk menerobos industri musik di dunia.
Thrash metal merupakan subgenre dari musik heavy metal, karakter yang membuat aliran musik ini berbeda yaitu riff guitar yang agresif dan pukulan permainan rhythm guitar yang cepat dengan skill lead guitar shredding style. Penggabungan harmonisasi menggunakan distorsi tebal diiringi oleh ketukan bass drum dan snare tempo tinggi, ditambah ketukan double pedal yang sangat terasa beatnya karna dimainkan secara teknikal dan speed yang cepat. Suara yang keluar dari vocal growl dan scream yang dipadukan, menghasilkan aliran Thrash metal ini menjadi musik yang cadas dan sangar. Ngedengerin musik ini bisa banget menaikkan adrenalin kita. Banyak yang mengamini kalo di era itu, aliran musik inilah yang menjadi awal masa jayanya musik metal.
Perkembangannya sendiri berawal ketika band-band penikmat Heavy Metal dan New Wave yang membuat genre baru yang mengembangkan dan menggabungkan aliran musik seperti punk rock dan hardcore. Biasanya band Thrash metal banyak terpengaruh oleh band2 Heavy metal seperti Black Sabath, Led Zeppelin, Motorhead, Judas Priest, Iron Maiden dan band-band heavy metal lain di masa itu.
Guitaris dan drummer band Thrash Metal banyak juga dipengaruhi oleh teknik musik klasik dan jazz. Karena gitaris araliran band ini sering sekali menggunakan lead guitar dari teknik-teknik seperti sweep picking, legato phrasing, alternate picking, string skipping, tapping, down stroke, dll. Untuk drummer band ini biasanya mereka banyak menggunakan double pedal yang cepat, pukulan kick dan snare yang rapat mengambil dari teknik jazz dimainkan dengan power yang kuat dan speed yang tinggi.
Band-band Thrash metal ini banyak lahir dan berkembang di Eropa dan Amerika. Salah satunya Venom yang merupakan pioneer band Thrash Metal karena pada tahun 1981 band ini udah ngeluarin album dengan title Welcome to The Hell. Kemudian diikuti oleh Metallica yang juga membuat album dengan title Kill Em All pada July 1983. Di tahun itu juga tepatnya di bulan Desember, band legend Slayer ikutan ngerilis album berjudul Show No Mercy. Di daratan Eropa pada awal tahun 82 scene ini terbentuk sangat besar terutama di negara Jerman dan Inggris. Banyak sekali produk band Tharsh metal yang lahir dari negara tersebut. Band-band seperti Sadus, Toxix, Xentrix, Carcass, Last Crack, Realm, Athropy, Heaten, Paradox, Pestilence merupakan band-band Thrash Metal yang lahir pada masa itu juga. Kepiawaian record label juga mempengaruhi perkembangan musik ini seperti Roadrunner dan Earache yang merupakan label yang banyak merilis band-band Thrash metal pada saat itu.
Thrash Metal mengalami booming pada tahun 1984 yang ditandai dengan banyaknya band-band Thrash Metal kayak Slayer, Metallica, Anthrax, Overkill, Kreator, Sepultura, Megadeth, Testament yang berlomba merilis album mereka. Saat itu banyak banget penikmat musik ini di seluruh dunia. Player Thrash metal sendiri memiliki perbedaan gaya dalam perform mereka dibanding band-band Heavy metal seperti rambut gondrong yang panjangnya bisa sampe sepinggang. Di akhir era 80an menuju tahun 90 style rambut gondrong mereka biasanya sama panjang anatara bagian rambut depan dan belakang. Kemudian menggunakan celana ketat dengan memakai sepatu basket style setinggi tiga perempat yang nutupin mata kaki. Ada juga yang menggunakan celana pendek sampe di bawah dengkul. Kebanyakan player band ini memakai T-shirt yang rata-rata berwarna hitam dilkengkapi dengan gelang-gelang di tangan mereka. Sekarang ini para pengemar Thrash Metal masih banyak dilihat dari band-band yang muncul dan exis seperti Trivium, Devil Driver, Lamb Of God, The Haunted, Arch Enemy, dll
Di Indonesia perkembangan musik Thrash Metal udah ada sekitar akhir era tahun 80an menuju tahun 90. Band-band metal seperti Roxx, SuckerHead, Rotor, No Bra, Parau udah mulai memainkan aliran Thrash metal pada saat itu. Seiring dengan makin banyaknya peminat belakangan lahir juga band-band Thrash Metal Jakarta kayak Jenazah, Mortus, Adaptor, Defloration, Betrayer, Trauma dan lain-lain. Mereka kebanyakan main dan nongkrong di daerah bilangan Jakarta Selatan tepatnya di daerah Blok M atau Pasaraya. Di tempat inilah mereka biasanya bertukar informasi seputar Thrash Metal. Band-band tersebut besar lewat acara-acara pensi dan acara musik di kampus-kampus.
Khusus di negeri tercinta ini, informasi mengenai musik Thrash metal emang sangat terlambat. Selain karna belum banyak media informasi yang tersedia, kaset band-band dunia yang gue sebutin tadi belum ada yang dirilis di sini. Semuanya masih import dari Malaysia dan Singapore. Di Jakarta pada masa itu ada salah satu stasiun radio swasta yang punya acara khusus untuk muterin lagu-lagu metal yang akhirnya menjadi sumber informasi juga bagi para penggemar musik Thrash metal Jakarta. Sempet juga radio itu bikin acara khusus untuk nampilin band-band metal Jakarta. Selain itu komunitas ini juga sering mengekspresikan musik mereka di pub tertentu yang emang ngebolehin mereka tampil. Ada Pid Pub yang dulu terletak di daerah Pondok Indah Jakarta Manari Pub di Museum Satria Mandala yang belakangan ganti nama jadi Poster Café.
Untuk membentuk band Thrash metal posisi player yang paling diandelin adalah drummer. Karna drummer genre ini kudu mesti bisa mainin double pedal. Makanya kalo lo berminat tapi main drumnya baru bisa satu pedal, mending lo mundur dulu deh. Latihan dulu yang banyak trus baru ngajuin diri jadi drummer band thrash metal. Hehehe… Gue sendiri pada sekitar tahun 92 – 96 pernah jadi gitaris band Thrash metal yang gue kasih nama Defloration. Band gue ini dulu bawain lagu-lagu dari Sepultura, Metallica, Kreator, Slayer, Pantera.
PROFILVendetta band
Vendetta : Female Fronted Death Metal Band
Download Mp3 Vendetta : Female Fronted Death Metal Band
Detail Download :
Band : Vendetta
Genre : Death Metal / Female metal / ?
Album : Demo
Years : 2008
Country :Indonesia
Tracklist Download :
Tracklist :
01. Mutilasi Arogansi
02. Now You've Got Something to Die For (Cover) Live
03. Vengeance + Mutilasi Arogansi
Line Up / Personnels Vendetta band:
Prissa (Guitar),
Ayya (Vocals),
Febby (Drums),
Nadya (Bass)
Download Mp3 Vendetta : Female Fronted Death Metal Band
Detail Download :
Band : Vendetta
Genre : Death Metal / Female metal / ?
Album : Demo
Years : 2008
Country :Indonesia
Tracklist Download :
Tracklist :
01. Mutilasi Arogansi
02. Now You've Got Something to Die For (Cover) Live
03. Vengeance + Mutilasi Arogansi
Line Up / Personnels Vendetta band:
Prissa (Guitar),
Ayya (Vocals),
Febby (Drums),
Nadya (Bass)
SEJARAH TERBENTUKNYA BAND SYSTEM OF A DOWN
Berikut profil salah satu band idola saya…SOAD, System Of A Down adalah sebuah band nu-metal dari Los Angeles, Amerika Serikat. Band ini juga populer di Indonesia.Eempat anggota band System of a Down merupakan keturunan etnis Armenia. Tankian dan Dolmayan lahir di Libanon.
Lagu-lagu mereka terutama terkenal selain gayanya yang inovatif, dengan sentuhan musik Armenia. Selain itu isinya juga berisikan ide, pandangan-pandangan,dan apa yang mereka rasakan. Serj Tankian sebagai anggota yang cukup menonjol, memaparkan ide-ide politiknya dalam lagu-lagu SOAD. Mulai dari kampanye rekonisi terhadap Genosida Armenia oleh pemerintah Turki yang terus mereka usung, hingga masalah sosial-politik seperti konsumerisme, perang, globalisasi, lingkungan, dan Kekerasan. Selain itu, mereka menulis lagu tentang perubahan atau transformasi pemikiran mereka.
Kompas pernah menulis artikel tentang band ini dengan judul “Band Keras Anti Kekerasan”. Pemikiran Serj cukup di pengaruhi oleh pengamat politik kiri AS Noam Chomsky. Serj Tankian bersama Tom Morello mantan gitaris Rage Against The Machine mendirikan LSM Politik dengan nama Axis of Justice (nama LSM ini merupakan plesetan sarkastis dari salah satu pidato Presiden AS yang menyebut 3 negara sebagai Axis of Evil).
System of a Down memiliki sangat banyak gaya musik antara lain: nu metal,experimental, dan alternative metal
System Of A Down Bubar?
Gitaris grup System Of A Down, Daron Malakian, membantah bahwa keretakan yang terjadi dalam tubuh band tersebut telah memaksa mereka ‘break’ dan mengatakan bahwa ‘perbedaan yang kreatif’-lah yang membuat mereka menghadapi masa kevakuman.
Gitaris grup System Of A Down, Daron Malakian, membantah bahwa keretakan yang terjadi dalam tubuh band tersebut telah memaksa mereka ‘break’ dan mengatakan bahwa ‘perbedaan yang kreatif’-lah yang membuat mereka menghadapi masa kevakuman.
Grup beraliran rock pelantun tembang Chop Suey! itu membantah spekulasi yang menyebut bahwa mereka kini tengah diambang perpecahan karena adanya konflik antar personil, dengan mengatakan bahwa masing-masing anggota hanya ingin berkonsentrasi pada ‘proyek sampingan’ yang dipunyai.
Daron mengatakan pada majalah musik Inggris, Kerrang, “Anda pasti paham bagaimana jika orang berpisah untuk sementara waktu karena memiliki perbedaan pendapat. Saya hanya ingin mengatakan bahwa dalam tubuh System tak ada kebencian. Perbedaan itu hal yang biasa dan bukannya jadi permusuhan.”
“Saya mengenal pribadi Serj (Tankian – lead vocal) dan ia punya beberapa rencana yang ingin ia wujudkan. Dan hal itu tak bisa ia lakukan dalam System. Begitu juga dengan saya. Saya juga punya keinginan lain yang tentu saja tak bisa saya wujudkan dalam System,” tandasnya.
Anggota
* Serj Tankian – vokalis dan kibor
* Daron Malakian – gitaris dan vokal
* Shavo Odadjian – basis
* Jhon Dolmayan – drum
* Daron Malakian – gitaris dan vokal
* Shavo Odadjian – basis
* Jhon Dolmayan – drum
Album
1. System of a Down (30 Juni 1998) #124 AS
2. Toxicity (4 September 2001) #1 AS, #13 Britania
3. Steal This Album! (26 November 2002) #15 AS, #56 Britania
4. Mezmerize (17 Mei 2005) #1 AS, #2 Britania
5. Hypnotize (11 September 2005)
2. Toxicity (4 September 2001) #1 AS, #13 Britania
3. Steal This Album! (26 November 2002) #15 AS, #56 Britania
4. Mezmerize (17 Mei 2005) #1 AS, #2 Britania
5. Hypnotize (11 September 2005)
Single
* “Sugar” dari System of a Down (1998)
* “Suite-Pee” dari System of a Down (1998)
* “Spiders” dari System of a Down (1999)
* “War?” dari System of a Down (2000)
* “Chop Suey!” dari Toxicity (2001) #76 AS, #17 Britania
* “Toxicity” dari Toxicity (2002) #70 AS, #25 Britania
* “Aerials” dari Toxicity (2002) #55 AS, #34 Britania
* “Psycho” dari Toxicity (2002)
* “Innervision” dari Steal This Album! (2002)
* “Boom!” dari Steal This Album! (2003)
* “I-E-A-I-A-I-O” dari Steal This Album! (2003)
* “B.Y.O.B.” dari Mezmerize (2005) #27 AS
* “Suite-Pee” dari System of a Down (1998)
* “Spiders” dari System of a Down (1999)
* “War?” dari System of a Down (2000)
* “Chop Suey!” dari Toxicity (2001) #76 AS, #17 Britania
* “Toxicity” dari Toxicity (2002) #70 AS, #25 Britania
* “Aerials” dari Toxicity (2002) #55 AS, #34 Britania
* “Psycho” dari Toxicity (2002)
* “Innervision” dari Steal This Album! (2002)
* “Boom!” dari Steal This Album! (2003)
* “I-E-A-I-A-I-O” dari Steal This Album! (2003)
* “B.Y.O.B.” dari Mezmerize (2005) #27 AS
Video klip
* “Sugar” dari System of a Down (1998)
* “Spiders” dari System of a Down (1999)
* “War?” dari System of a Down (2000)
* “Metro” dari “soundtrack Dracula 2000″ (circa 2000)
* “Chop Suey!” dari Toxicity (2001)
* “Aerials” dari Toxicity (2002)
* “Toxicity” dari Toxicity (2002)
* “Boom!” dari Steal This Album! (2003)
* “B.Y.O.B.” dari Mezmerize (2005)
* “Spiders” dari System of a Down (1999)
* “War?” dari System of a Down (2000)
* “Metro” dari “soundtrack Dracula 2000″ (circa 2000)
* “Chop Suey!” dari Toxicity (2001)
* “Aerials” dari Toxicity (2002)
* “Toxicity” dari Toxicity (2002)
* “Boom!” dari Steal This Album! (2003)
* “B.Y.O.B.” dari Mezmerize (2005)
SEJARAH TERBENTUKNYA BAND BULLET FOR MY VALENTINE
Bullet For My Valentine (disingkat jadi BFMV, B4MV, atau Bullet) adalah grup musik heavy metal yang berasal dari Bridgend, Wales. Grup ini dibentuk pada tahun 1998 oleh 5 mahasiswa di sebuah studio musik di kampus mereka, Brigend College. Nama awal band mereka adalah Jeff Killed John. Mereka mengawali karir di dunia musik dengan memainkan musik Nirvana dan Metallica, kemudian pada sekitar tahun 2002 merilis singel You/Play With Me. Mereka mendapat dukungan dari Greg Haver, seorang produser perusahaan rekaman.
Hingga saat ini, Bullet For My Valentine, yang beranggotakan Matthew “Matt” Tuck (vocals, guitars), Michael “Padge” Paget (guitars), Michael “Moose” Thomas (drums), Jason “Jay” James (bass) telah merilis 4 album. Tepatnya 2 EP, “Bullet For My Valentine” (2004) & “Hand of Blood” (2005) dan 2 full album, “The Poison” (akhir 2005) & “Scream Aim Fire” (2008).
BFMV tampil di panggung pertama kali di Februari 2004, dimana penampilan mereka membuat beberapa label ingin merekrutnya termasuk diantaranya Roadrunner label. Pada akhirnya mereka lebih memilih berada di bawah naungan Sony, dengan lisensi Visible Noise.
Bahkan untuk sekelas band baru dengan musik metalcore yang terdengar berbeda, Bullet For My Valentine meraih prestasi yang cukup baik. Produksi EP self-titled mereka “Bullet for My Valentine” cukup sukses mendapat tanggapan di Inggris. Begitu juga dengan EP kedua mereka, “Hand of Blood”. Respon sangat baik terlihat ketika debut full album mereka dirilis akhir tahun 2005. Mereka pun mulai diperhitungkan di kancah musik metal dunia. Demikian juga dengan album baru mereka, “Scream Aim Fire” yang rilis di Indonesia bulan April 2008 lalu. Influence bermusik mereka dari band-band seperti Metallica, Pantera, Iron Maiden, Machine Head, Megadeth semakin memperjelas Dari nu-metal kini lebih mengarah ke old school thrash metal
Hingga saat ini, Bullet For My Valentine, yang beranggotakan Matthew “Matt” Tuck (vocals, guitars), Michael “Padge” Paget (guitars), Michael “Moose” Thomas (drums), Jason “Jay” James (bass) telah merilis 4 album. Tepatnya 2 EP, “Bullet For My Valentine” (2004) & “Hand of Blood” (2005) dan 2 full album, “The Poison” (akhir 2005) & “Scream Aim Fire” (2008).
BFMV tampil di panggung pertama kali di Februari 2004, dimana penampilan mereka membuat beberapa label ingin merekrutnya termasuk diantaranya Roadrunner label. Pada akhirnya mereka lebih memilih berada di bawah naungan Sony, dengan lisensi Visible Noise.
Bahkan untuk sekelas band baru dengan musik metalcore yang terdengar berbeda, Bullet For My Valentine meraih prestasi yang cukup baik. Produksi EP self-titled mereka “Bullet for My Valentine” cukup sukses mendapat tanggapan di Inggris. Begitu juga dengan EP kedua mereka, “Hand of Blood”. Respon sangat baik terlihat ketika debut full album mereka dirilis akhir tahun 2005. Mereka pun mulai diperhitungkan di kancah musik metal dunia. Demikian juga dengan album baru mereka, “Scream Aim Fire” yang rilis di Indonesia bulan April 2008 lalu. Influence bermusik mereka dari band-band seperti Metallica, Pantera, Iron Maiden, Machine Head, Megadeth semakin memperjelas Dari nu-metal kini lebih mengarah ke old school thrash metal
SEJARAH TERBENTUKNYA BAND BRING ME THE HORIZON
Bring Me The Horizon diawali dengan pertemuan masing-masing personelnya di scene musik lokal d Sheffield. Awalnya, Oliver Sykes (vokal), dan Matt Nichols (drum), udah pernah ngeband bareng. Gitu juga dengan Lee Malia (gitar), dan Curtis Ward (gitar). Mereka berdua pernah ngeband bareng, di sebuah band cover version Metallica.
Matt, Lee, dan Curtis, udah berteman sebelumnya. Maklum, mereka adalah mahasiswa d kampus yang sama. Berangkat dari ketertarikan musik yang sama, mereka akhirnya memutuskan untuk ngeband bareng. Matt langsung merekomendasikan nama Oli, untuk jadi vokalis.
"kami akhirnya setuju untuk masukin Oli, ke band kami. Soalnya, pas pertama kali nge-jam, kami terpukau banget dengan screaming Oli", ujar Lee.
Nggak berapa lama. Matt Kean pun bergabung sebagai bassis. Awalnya, pertemuan Matt Kean dengan Oli termasuk konyol. Saat itu, Oli dan Matt Nichols lagi ada di sebuah bis dari London ke Sheffild. Matt Kean juga ada di bis yang sama. Oli pun ngajak Matt Kean untuk ngobrol. Obrolannya nggak jauh-jauh. Pastinya seputar musik.
"dan setelah ngobrol2, kami merasa nyambung untuk urusan musik. Mereka akhirnya mengundang saya untuk coba2 latihan bareng. Selanjutnya, saya diterima masuk band mereka, dan kami ngeband bareng mulai dari situ", ujar Matt Kean.
Nama Bring Me The Horizon diambil dari kalimat yang diucapkan karakter Jack Sparrow, dalam film Pirates Of Caribbean. Perjalanan bermusik mereka termasuk hebat. Baru terbentuk tahun 2004, sampai sekarang mereka udah mulai merilis sekitar 2 buah album dan 1 mini album.
Matt, Lee, dan Curtis, udah berteman sebelumnya. Maklum, mereka adalah mahasiswa d kampus yang sama. Berangkat dari ketertarikan musik yang sama, mereka akhirnya memutuskan untuk ngeband bareng. Matt langsung merekomendasikan nama Oli, untuk jadi vokalis.
"kami akhirnya setuju untuk masukin Oli, ke band kami. Soalnya, pas pertama kali nge-jam, kami terpukau banget dengan screaming Oli", ujar Lee.
Nggak berapa lama. Matt Kean pun bergabung sebagai bassis. Awalnya, pertemuan Matt Kean dengan Oli termasuk konyol. Saat itu, Oli dan Matt Nichols lagi ada di sebuah bis dari London ke Sheffild. Matt Kean juga ada di bis yang sama. Oli pun ngajak Matt Kean untuk ngobrol. Obrolannya nggak jauh-jauh. Pastinya seputar musik.
"dan setelah ngobrol2, kami merasa nyambung untuk urusan musik. Mereka akhirnya mengundang saya untuk coba2 latihan bareng. Selanjutnya, saya diterima masuk band mereka, dan kami ngeband bareng mulai dari situ", ujar Matt Kean.
Nama Bring Me The Horizon diambil dari kalimat yang diucapkan karakter Jack Sparrow, dalam film Pirates Of Caribbean. Perjalanan bermusik mereka termasuk hebat. Baru terbentuk tahun 2004, sampai sekarang mereka udah mulai merilis sekitar 2 buah album dan 1 mini album.
SEJARAH TERBENTUKNYA BAND ASKING ALEXANDRIA
Asking Alexandria merupakan sebuah band metalcore dari North Yorkshire, Inggris yang dibentuk pada tahun 2008.
Dibentuk ketika sang gitaris, Ben Bruce mengontak teman-teman lamanya yang kembali dari Dubai.
Anggota band :
Danny Worsnop - Lead vocals, keyboard (2008-sekarang)
Ben Bruce - Rhythm guitar, vocals, programming, synthesizer (2008-sekarang)
Cameron Liddell - Lead guitar (2008-sekarang)
Sam Bettley - Bass guitar (2009-sekarang)
James Cassells - drums (2009-sekarang)
Mantan anggota band :
Kaleb Carly - bass guitar (2008-2009)
Alex Delgadillo - synthesizer (2008)
Dillon Bradford - vocals (2008)
Kyle Coulon - drums (2008)
Drew Pollard - Guitar (2008)
Asking Alexandria berakar dari Dubai, Uni Emirat Arab, dimana sang gitaris Ben Bruce memulai karir bermusik di bawah band bernama Amongst Us.
Pada musim gugur 2003, Amongst Us menggabungkan melodi dan hardcore vocal dengan elemen musik yang lebih 'hardcore' dan lebih berat.
Seperti halnya band lain yang beranjak dewasa, beberapa anggota band nantinya akan meninggalkan Dubai. Dalam sebuah interview dengan Gulf News, Bruce menyatakan 'it was ridiculously hard to keep the band going because people come and go in Dubai'.
Dengan anggota dan materi baru, ada pemikiran untuk mengganti nama, dan End of Reason dipilih dan ditulis dengan EndofReason.
Dan setelah mempunyai nama baru, mereka merilis album EP : Tomorrow.Hope.Goodbye.
Dengan rilisnya album tersebut, mereka akhirnya meraih sukses di Inggris maupun Amerika Serikat.
Hal tersebut membuat mereka mengikat kontrak dengan Sonicwave International di USA dan Hangmans Joke Recording di UK.
Mereka juga menjadi band pembuka band-band seperti Boy Sets Fire, Pennywise, Jimmy Eat World, dsb. seiring kesuksesan mereka, di tahun 2007 mereka mengganti nama band mereka menjadi Asking Alexandria.
Pada 25 Juni 2007, Asking Alexandria merilis album The Irony of Your Perfection di bawah Hangmans Joke Records.
Kemudian mereka melakukan tour selama 9 bulan di UK dan juga beberapa negara seperti Jerman, Belanda, Perancis dan Swedia.
Dan nama Asking Alexandria hanya bertahan beberapa bulan sebelum akhirnya bubar.
Di tahun 2008, Bruce kembali ke Inggris dan meninggalkan band dan anggota lainnya.
Meskipun begitu, Bruce tidak mempunyai rencana untuk menggantungkan karir bermusiknya.
dan tidak lama setelah kepindahannya, dia memulai kembali dengan anggota baru dengan membawa nama Asking Alexandria.
Bruce menyatakan dalam MySpace-nya, bahwa dia yang menciptakan nama Asking Alexandria.
Oleh karena itu bagaimana pun dia tetap menyukai nama tersebut dan berencana untuk membuat proyek baru.
Ia juga menyatakan bahwa Asking Alexandria yang sekarang berbeda dengan Asking Alexandria sewaktu merilis The Irony of Your Perfection.
Baik dari style maupun anggotanya.
Mereka mengubah format band dari 6 orang menjadi 5 orang dengan keluarnya Ryan Binns.
Sam Bettley juga menggantikan Joe Lancaster pada Januari 2009.
Setelah menyelesaikan tahun 2008 dan Januari 2009 untuk 'mempromosikan' nama Asking Alexandria, mereka merekam debut album mereka pada 19 Mei dan 16 Juni di The Foundation Recordings Studio di Connersville, Indiana bersama produser Joey Sturgis.
Mereka mengumumkan behwa mereka bergabung dengan Sumerian Records setelah menyelesaikan proses rekaman mereka.
Dan album Stand up and scream dirilis pada 15 September 2009 dengan label baru mereka.
Mereka memfokuskan pada 2009 untuk meraih sukses di Amerika Serikat, seperti dengan melakukan tour bersama Enter Shikari, Alesana, the Bled, Evergreen Terrace, dsb.
Pada 22 Desember 2009, mereka menyatakan bahwa mereka akan segera menggarap album baru pada Januari 2010.
Mereka juga menyatakan bahwa mereka akan memulai rekaman pada September 2010 bersama Joey Sturgis.
Dalam sebuah interview bersama Shred News, mereka menyatakan bahwa album akan dirilis pada awal 2011 dan rencananya berisi 12 lagu.
Dibentuk ketika sang gitaris, Ben Bruce mengontak teman-teman lamanya yang kembali dari Dubai.
Anggota band :
Danny Worsnop - Lead vocals, keyboard (2008-sekarang)
Ben Bruce - Rhythm guitar, vocals, programming, synthesizer (2008-sekarang)
Cameron Liddell - Lead guitar (2008-sekarang)
Sam Bettley - Bass guitar (2009-sekarang)
James Cassells - drums (2009-sekarang)
Mantan anggota band :
Kaleb Carly - bass guitar (2008-2009)
Alex Delgadillo - synthesizer (2008)
Dillon Bradford - vocals (2008)
Kyle Coulon - drums (2008)
Drew Pollard - Guitar (2008)
Asking Alexandria berakar dari Dubai, Uni Emirat Arab, dimana sang gitaris Ben Bruce memulai karir bermusik di bawah band bernama Amongst Us.
Pada musim gugur 2003, Amongst Us menggabungkan melodi dan hardcore vocal dengan elemen musik yang lebih 'hardcore' dan lebih berat.
Seperti halnya band lain yang beranjak dewasa, beberapa anggota band nantinya akan meninggalkan Dubai. Dalam sebuah interview dengan Gulf News, Bruce menyatakan 'it was ridiculously hard to keep the band going because people come and go in Dubai'.
Dengan anggota dan materi baru, ada pemikiran untuk mengganti nama, dan End of Reason dipilih dan ditulis dengan EndofReason.
Dan setelah mempunyai nama baru, mereka merilis album EP : Tomorrow.Hope.Goodbye.
Dengan rilisnya album tersebut, mereka akhirnya meraih sukses di Inggris maupun Amerika Serikat.
Hal tersebut membuat mereka mengikat kontrak dengan Sonicwave International di USA dan Hangmans Joke Recording di UK.
Mereka juga menjadi band pembuka band-band seperti Boy Sets Fire, Pennywise, Jimmy Eat World, dsb. seiring kesuksesan mereka, di tahun 2007 mereka mengganti nama band mereka menjadi Asking Alexandria.
Pada 25 Juni 2007, Asking Alexandria merilis album The Irony of Your Perfection di bawah Hangmans Joke Records.
Kemudian mereka melakukan tour selama 9 bulan di UK dan juga beberapa negara seperti Jerman, Belanda, Perancis dan Swedia.
Dan nama Asking Alexandria hanya bertahan beberapa bulan sebelum akhirnya bubar.
Di tahun 2008, Bruce kembali ke Inggris dan meninggalkan band dan anggota lainnya.
Meskipun begitu, Bruce tidak mempunyai rencana untuk menggantungkan karir bermusiknya.
dan tidak lama setelah kepindahannya, dia memulai kembali dengan anggota baru dengan membawa nama Asking Alexandria.
Bruce menyatakan dalam MySpace-nya, bahwa dia yang menciptakan nama Asking Alexandria.
Oleh karena itu bagaimana pun dia tetap menyukai nama tersebut dan berencana untuk membuat proyek baru.
Ia juga menyatakan bahwa Asking Alexandria yang sekarang berbeda dengan Asking Alexandria sewaktu merilis The Irony of Your Perfection.
Baik dari style maupun anggotanya.
Mereka mengubah format band dari 6 orang menjadi 5 orang dengan keluarnya Ryan Binns.
Sam Bettley juga menggantikan Joe Lancaster pada Januari 2009.
Setelah menyelesaikan tahun 2008 dan Januari 2009 untuk 'mempromosikan' nama Asking Alexandria, mereka merekam debut album mereka pada 19 Mei dan 16 Juni di The Foundation Recordings Studio di Connersville, Indiana bersama produser Joey Sturgis.
Mereka mengumumkan behwa mereka bergabung dengan Sumerian Records setelah menyelesaikan proses rekaman mereka.
Dan album Stand up and scream dirilis pada 15 September 2009 dengan label baru mereka.
Mereka memfokuskan pada 2009 untuk meraih sukses di Amerika Serikat, seperti dengan melakukan tour bersama Enter Shikari, Alesana, the Bled, Evergreen Terrace, dsb.
Pada 22 Desember 2009, mereka menyatakan bahwa mereka akan segera menggarap album baru pada Januari 2010.
Mereka juga menyatakan bahwa mereka akan memulai rekaman pada September 2010 bersama Joey Sturgis.
Dalam sebuah interview bersama Shred News, mereka menyatakan bahwa album akan dirilis pada awal 2011 dan rencananya berisi 12 lagu.
Subscribe to:
Posts (Atom)






